Pages

Subscribe:

Kamis, 24 Januari 2013

PROGRAM UMUM BPH TOLIKARA

PROGRAM UMUM BPH TOLIKARA

A'alapame Post
PROGRAM UMUM
IKB-PMPT SE-JAWA DAN BALI
MASA BAKTI 2007-2009.
 
I. PENDAHULUAN
 
A. GAMBARAN UMUM SEJARAH BERDIRINYA ORGANISASI.
 
Tapak-tapak sejarah dibelakang kami, adalah kesaksian yang paling nyata dan tonggak kebenaran , tentang usaha dan pengorbanan yang tiada taranya , telah memberikan kesadaran dan tanggung jawab pada kami untuk kami teruskan sebagai pesan suci.

Kami Pelajar dan Mahasiswa menyadari sepenuhnya dan dengan khidmad menangkap getaran pengukuhan keberadaan organisasi “ JAYAWIYAPAN” oleh pendiri Yakni : Ir.Bob Silas Kogoya, S.Th, M.Si. Ir. Jack Panus Jingga M.T. Pdt. Yusak Adi S.Miss,M.Miss. Pdt.Timotius Wakur S.TH, Pdt. Mistien Towolom S.Th. Pdt. Andreas Yikwa S.Th. Ev. Alex T Pagawak S.Th. Pdt. Lipiyus Biniluk S.Th. Mr.Tolias Genongga S.E (Alm ) Wesley Kogoya S.Th ( Alm ). Jimmy Munif Erelak S.T. SISILIA ELOPERE yang mana menggariskan dan mengejawantahkan tekad satu bangsa, satu tanah air, satu rumpun, satu piranti Koteka sebagai lambang kesatuan dan persatuan Pegunungan Tengah Papua.

Pendiri bertekad untuk mengarahkan seluruh upaya dan kemampuan guna menumbuhkan, meningkatkan dan mengembangkan kesadaran pelajar dan mahasiswa Pegunungan Tengah.
Generasi Pegunungan Tengah saat itu berdiri pada Tahun 1985 yaitu dalam bentuk kelompok doa yang disebut “ Mula-Mula ” kemudian dalam proses pengkaderan regerasi sebagai sejarah berdirinya organisasi ini pada Tahun 1988 dimana mahasiswa Papua mengadakan Natal di Yogyakarta dibawah naungan ( IPMIRJA ) pada saat-saat itu dimana teman-teman pantai menganggap orang gunug pada umumnya masih bodoh dan terbelakang, maka disitu memunculkan suatu garis hinaan dan berdampak pada preses pembodohan, hal ini terjadi saat-saat dalam wacana khotbah dan berdoa, disinilah orang gunung ditertawai apalagi menjadi bahan diskusi dalam forum-forum ilmiah bahwa orang gunung itu dicapab berbicara bukan dengan mulut atau otak tetapi dengan kaki kepala.
Selanjudnya pada Tahun 1989 generasi Pegunungan Tengah seperti mana nama-nama yang tertera diatas menyatukan hati dan pikiran untuk mengambil keputusan bersama dalam rangkah membentuk suatu wadah didalamnya terdiri dari wilayah Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Paniai , dan nama organisasi ini disingkat dengan nama “ JAYAWIYAPAN ” pertama kalinya berdiri di Yogyakarta. Kemudian pada tahun 1999-2001 terjadi transisi organisasi yaitu pemisahaan wilayah administratif Yakni, Kabupaten Paniai dan Kabupaten Puncak Jawa diikuti oleh Kabupaten Mimika hal ini terjadi di kota studi Bandung. Setelah itu nama organisasi “ JAYAWIYAPAN ” berubah Menjadi “ IKB PMPJ ” Se-Jawa dan Bali. berikutnya pada tahun 2007 terjadi transisi organisasi yang kedua kalinya di kota studi Denpasar-Bali yakni permintaan untuk pemisahan wilayah administatif baru yakni Kabupaten Tolikara, Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Pegunungan Bintang. maka sejarah ini telah mengantarkan kita pada kedewasan berorganisasi bagi seluruh Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua, dan kami diajak untuk memahami dan menghayatinya dengan sungguh-sungguh bahwa Organisasi “ JAYAWIYAPAN” berdiri dengan latar belakang bahasa “ HINAAN” . Selanjudnya Jayawijaya adalah organisasi Induk ( orang tua ) dan segalahnya bagi kita semua, sebab lewat Jayawijaya kita dibangun, dibina, disiapkan serta dikaderkan sebagai generasi Pembangun yang siap pake bagi kelangsungan pembangunan Pegunungan Tengah secara Umum dan khususnya bagi kita yang baru mendirikan organisasi ini.

Mencermati history tersebut diatas, yang menjadi tanggung jawab kami sebagai generasi penerus masa kini adalah keharusan diri menyatukan tenaga dan pikiran untuk ikut serta meneruskan ahli waris cita-cita pendiri organisasi dengan lebih segera mencapai masa depan yang lebih baik. Dan pengabdian kita bertekad tetap satu yaitu “ satu Honai satu piranti KOTEKA “ .

Dan kembali pada keputusan Sidang Pleno IKB-PMPJ pada saat natal bersama di Denpasar-Bali pada tahun 2006 - 2007 yang berisi tentang Pemisahan tiga wilayah administratif Kabupaten baru Yaitu Kabupaten Tolikara, Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Pegunungan Bintang. Disamping itu dinamika Pelajar dan mahasiswa yang berkembang terlihat dari potensi intelektualitas di wilayah se-Jawa dan Bali sangat siap untuk menentukan arah dan tujuan mereka , terkait dengan segala kemajuan dan spesifikasi daerah serta didorong oleh semangat dan motivasi dalam mengembangkan program umum yang akan dibahas.

Selanjutnya Ketiga Kabupaten baru tersebut mengagendakan Jadwal kegiatan masing-masing Kabupaten untuk membentuk Panitia Musyawarah Besar ( MUBES I ). Hal ini terbukti bahwa khususnya IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali pada tahun ini ( 2007 ) di wisma kaliurang Yogyakarta mengadakan kegiatan MUBES I sebagai gagasan baru untuk melanjutkan dan merupakan upaya berkelanjutan serta berkesinambungan yang bertahap sebagai ikthiar untuk menjawab tantangan akan peradaban keberadaan IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali dan sebagai wadah himpunan Organisasi Kemasyarakatan Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara serta untuk menjawab tantangan kedepan dalam peran aktif guna memantapkan persatuan dan kesatuan dan mengembangkan kualitas Pelajar Mahasiswa Pegunungan Tolikara khususnya sebagai generasi penerus cita-cita perjuangan pendiri organisasi dan juga generasi barus disebut sebagai sumber insani pembangunan.

Untuk memaksimalkan Fungsi, Tujuan, dan Usaha-Usaha yang termuat dalam AD/ART IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali , maka perlu dijabarkan lebih lanjut dalam program umum yang ditetapkan dalam MUBES I IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali.

Adapun Program Umum IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali masa bakti 2007-2009 disusun sebagai berikut :

1. Pendahuluan
2. Maksud dan Tujuan
3. Landasan Program
4. Arah dan Strategi
5. Pokok-Pokok Garapan Strategi
6. Pokok-Pokok Program Umum
7. Mekanisme Pelaksanaan Program Umum
8. Penutup

B. INDENTIVIKASI ORGANISASI.
  1. Nama Organisasi :
    Nama organisasi: Ikatan Keluarga Besar Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara di singkat IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali.
  2. Wilayah Organisasi :
    IKB-PMPT berkedudukan disalah satu kota studi dalam wilayah, Kabupaten dan Kota di pulau Jawa dan pulau Bali
  3. Status Organisasi :
    Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara ( IKB-PMPT ) adalah organisasi kemasyarakatan yang independent berlandaskan Pancasila dan UUD 1945
  4. Sifat Organisasi :
    Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara ( IKB PMPT ) adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang bersifat kesamaan dan tidak terikat pada suatu aliran Politik
  5. Ruang Gerak Organisasi :
    IKB-PMPT mengorganisir Pelajar dan Mahasiswa asal Pegunungan Tolikara yang sedang belajar di Pulau Jawa dan Bali sebagai alat control social dalam kelangsungan hidup di daerah perantauan
  6. Masa Bakti Organisasi :
    Selama Mahasiswa/I berada di kota studi se-Jawa dan Bali
  7. Masa Bakti BPH :
    Periode kepengurusan selama 2 Tahun
II. MAKSUD DAN TUJUAN

A. Maksud
Program umum dirumuskan dengan maksud agar terarahnya pengembangan dan peningkatan yang berkesinambungan dalam rangka mempersiapkan Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara yang beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berkwalitas dan berkemampuan untuk memberikan partisipasi bagi terwujutnya cita-cita pembangunan nasional.



B. Tujuan
Tujuan ditetapkan Program Umum adalah untuk mewujudkan kondisi yang diharapkan dan dilaksanakan secara bertahap melalui kegiatan dua tahunan

III. LANDASAN IDEOLOGI
Landasan Ideologi : - Pancasila
Landasan Konstitusional : -.UNDANG UNDANG DASAR 1945
- AD/ART IKB-PMPT SE-JAWA DAN BALI
Landasan Operasional : Semangat Sumpah Pemuda Tahun 1928
Deklarasi Pendirian Organisasi Thn 1985
Permufakatan dalam
keputusan-keputusan tahun 2007

IV. ARAH DAN STRATEGI

A. Arah
Pengembangan dan peningkatan serta kualitas Pelajar dan Mahasiswa Tolikara dilaksanakan dalam rangka:
  1. Memberi nilai tambah pada aspek keimanan dan ketakwaan, mental ideologis, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, pengetahuan dan keterampilan, guna pemantapan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sekaligus menjawab berbagai permasalahan yang berkembang seperti pemantapan demokrasi lokal, pemerataan memperoleh pendidikan dan hasil-hasilnya, peningkatan kesejahteraan anggota, keadilan hukum, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang menjamin keselamatan, kesehatan produktivitas, estetika dan budaya manusia.
  2. Memaksimalkan Peran Intelaktual pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara yang aktiv, kritis, kreatif dan konstruktif untuk menetukan corak dan masa depan dalam rangka mewujudkan cita-cita nasional..
  3. Membangun Kebersamaan , Ide, Gagasan dan langka dalam keberagaman visi dan misi , persepsi dan organisasi demi terlaksananya kegiatan-kegiatan nyata yang memungkinkan dapat melaksanakan tugas-tugas partisipasi pembangunan daerah sesuai dengan panggilannya untuk berperan.


B. Strategi
Berdasarkan arah program umum IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali maka sttrategi pelaksanaan program ini disusun sebagai berikut:

a. Strategi Jangka Panjang
  1. Pemantapan iklim pembinaan dan pengembangan intelektualitas pelajar dan mahasiswa pegunungan Tolikara secara bertahap dan berkesinambungan, guna menumbuh komitmen terhadap pengembangan wawasan dan mental yang diwujudkan dalam prilaku , moral, semangat kepeloporan, pembaharuan serta disiplin diri menuju terwujudnya kemandirian
  2. Menumbuhkan dan meningkatkan keberanian moral dalam mengartikulasikan kepetingan pelajar dan mahasiswa serta masyarakat dalam rangka menyukseskan pembangunan nasional dan daerah sebagai pengamalan Pancasila disegala bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  3. Pengembangan rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan dikalangan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Papua pada Umumnya dan khususnya Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara Se-Jawa dan Bali di berbagai bidang kehidupan, dalam rangka memperjuangkan kepentingan Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara dengan meminimalkan polarisasi guna mengoptimalkan peran Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara kedepan.
  4. Peningkatan dan pemantapan profesionalisme Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara dalam hubungan antara kelompok paguyuban dan atau hubungan dengan ormas lainya.

b. Strategi Jangka Pendek
Strategi jangka pendek merupakan rangkaian untuk mewujudkan strategi untuk jangka panjang dengan titik berat pada kondisi bangsa dan daerah pada pembangunan jangka panjang ketiga ( Otonomi Daerah ) yang meliputi upaya-upaya sebagai berikut:
  1. Memaksimalkan IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali sebagi wadah yang berhimpun organisasi kemasyarakatan (Sosial ) maupun sebagai mekanisme pengontrolan dalam pembinaan dan pengembangan Intelektualitas Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara, dalam rangka mengoptimalkan fungsi IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali, guna memperoleh kemajuan yang optimal dalam keikutsertaan memantapkan kehidupan masyarakat pelajar dan mahasiswa pegunungan Tolikara.
  2. Memberi dukungan optimal bagi pemantapan Korwil-Korwil yang berhimpun dalam IKB-PMPT, baik dari segi kelembagaan, keanggotaan maupun program, sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan ekonomi masyarakat.
  3. Meningkatkan kesadaran, disiplin dan tanggung jawab Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara sebagai warga Negara sekaligus sebagai subyek yang ikut berperan aktif memantapkan sistem pembangunan nasional dan mekanisme kerjanya sampai pada daerah .
  4. Membangun hubungan kemitraan dengan pemerintah, lembaga-lembaga swasta serta lembaga-lembaga informal lainnya agar pelaksanaan program dapat terealisir secara terencana, terkoordinir, terpadu, dan lancar sesuai dengan yang diinginkan.


V. POKOK-POKOK GARAPAN STRATEGI
Pokok-pokok program strategis merupakan pokok-pokok acuan bagi prioritas kebijakan-kebijakan IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali masa bakti 2007-2009
Adapun pokok-pokok garapan strategi sebagai berikut:
  1. Pembinaan dan pengembangan wawasan, pemantapan mental ideologis, pemasyarakatan sikap kritis kontruktif dan peningkatan kualitas kepemimpinan melalui proses kaderisasi
  2. Peningkatan kwalitas komunikasi diantara Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, organisasi Swadaya Masyarakat ( LSM ) dan antar Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara serta paguyuban lainnya .
  3. Peningkatan kepekaan secara kritis-konstruktif terhadap setiap masalah yang berkembang dimasyarakat umumnya dan khususnya pelajar dan mahasiswa Pegunungan Tolikara Se-Jawa dan Bali terutama yang berkaitan dengan pemantapan demokrasi, pemerataan pembangunan, dan hasil-hasil kesejahteraan rakyat ( Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara ) menyangkut pengembangan pendidikan berpola asrama dan pengadaan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Tolikara yang ada di wilayah se-Jawa dan Bali.
  4. Peningkatan sikap kritis-konstruktif terhadap masalah-masalah yang menyangkut hayat hidup serta kepentingan Pelajar dan Mahasiswa pegunungan Tolikara Se-Jawa dan Bali.
  5. Mengantisipasi dan menanggapi secara kritis-kontruktif setiap perkembangan global yang berkaitan dengan proses pembangunan nasional maupun pembangunan lokal terutama pembangunan di Daerah Papua dan khususnya di Daerah Kabupaten Tolikara


VI. POKOK-POKOK PROGRAM UMUM
Untuk memastikan orientasi perumusan program organisasi di setiap jenjang kepengurusan, maka memperhatikan program kerja ini di setiap tingkatan selama satu periode.
Pokok-pokok program umum terdiri dari:
  1. Pemantapan Kwalitas Organisasi
    a. Pengelolaan struktur kelembagaan dan mekanismenya di setiap jenjang.
    b. Optimalisasi personalia kepengurusan serta mekanisme kerja organisasi.
    c. Pemantapan pola hubungan antar Pemerintah , LSM dan organisasi lainya secara efisien dalam mendukung pelaksanaan program kerja.
    d. Penjabaran program kerja dalam seluruh aspek dengan memperhatikan perspektif yang dibentangkan sebagai arah dan rangkaian tindakan yang dirumuskan sebagai strategi.
    e. Penjabaran program kerja dilakukan dalam memperkokoh wawasan kebangsaan, kebersamaan, antara sesama dan dengan masyarakat seluruhnya serta memperkuat idealisme, jiwa kepeloporan dan pembaharuan.
    f. Penjabaran program kerja harus didukung kemampuan optimal pengurus IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali secara individu maupun kelembagaan serta dengan tingkat kemantapan maksimal organisasi kemasyarakatan Pelajar dan Mahasiswa Tolikara dalam segala aspek.
  2. Pemanatapan dan Peningkatan kwalitas Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara dalam rangka untuk menangkal ancaman hukum
    Pemantapan rasa kebangsaan, kebersamaan diwujudkan dengan program yang dapat meningkatkan harkat dam martabat Daerah , pemantapan kebersamaan ini dapat dibangun dengan penciptaan rasa kepemilikan dengan melakukan peran total terhadap berbagai permasalahan yang ada. IKB-PMPT bersama kompenen lainya dapat melakukan berbagai program kajian dan aksi yang diharapkan dapat menghukum bagi yang melanggarnya ( KORUPTOR ) secara social, agar program ini dapat berjalan terarah dan tidak melanggar hukum maka harus melibatkan lembaga bantuan hukum demikian pula dengan Lembaga Swadaya Masyarakat.
  3. Pemantapan dan Peningkatan Partisipasi dalam Pembangunan sebagai upaya mengatasi krisisi kepemimpinan Daerah
    Pemantapan dan Peningkatan diwujudkan dengan cara :
    a. Partisipasi dalam bentuk konsepsi melalui kajian pemikiran dan dialog tentang berbagi aspek kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara secara komprehensif sebagi wujud untuk mengoptimalkan IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali sebagai laboratorium kader Pembangun daerah.
    b. Menumbuhkan dan meningkatkan potensi intelektualitas pelajar dan mahasiswa pegunungan Tolikara dalam rangka mewujudkan Pelajar dan Mahasiswa sebagai Leader for tomorrow
    c. Partisipasi dalam bentuk aksi sebagai wujud keberhimpunan didalam wadah IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali dan sebagi sarana pendidikan, pelatihan dibidang kepemimpinan
    .
  4. Pemantapan dan Peningkatan Ekonomi
    IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali sebagai Sarana Untuk :
    1) Mengembangkan gagasan-gagasan baru yang dilandasai semangat nilai-nilai kejuangan bangsa dan pendiri organisasi ini melalui pengembangan peran IKB-PMPT sebagai sarana untuk meningkatkan ekonomi atau kesejahteran anggota.
    2) Menciptakan kondisi yang kondusif dalam rangka memecahkan masalah-masalah ekonomi yang terjadi dalam kehidupan Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara se-Jawa dan Bali dalam berbagai aspek.
    3) Memantapkan kebersamaan yang dinamis , kesetiakawanan dan saling menolong antar sesame Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara yang berhimpun didalam IKB-PMPT .
    4) Mengembangkan komunikasi dalam rangka menjalin pola hubungan antara IKB-PMPT dengan Koorwil, IKB-PMPT dengan Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat, IKB-PMPT dengan Lembaga-lembaga donor , serta dengan Lembaga Swadaya lainnya dalam rangka menjalin program-program kemitraan dan bentuk-bentuk kerjasama yang kontruktif.

VII. MEKANISME PELAKSANAAN PROGRAM UMUM
Sesuai dengan arah dan strategi pokok-pokok garapan umum diatas , maka mekanisme pelaksanaan program umum yang terkait erat dengan tindakan pelaksanaan program kerja harus harus memperhatikan :
  1. Program umum ini harus dijabarkan oleh pelaksanaan program dalam seluruh gerak dan tindakan organisasi dengan memperhatikan perspektif yang dibentangkan sebagai arah dan rangkaian yang dirumuskan secara strategis.
  2. Penjabaran program hendaknya dilakukan dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan, kebersamaan, solidaritas antara sesama dengan masyarakat seluruhnya, serta mempertebal idealisme, jiwa kepeloporan dan pembaharuan.
  3. Penjabaran program umum ini harus didukung dengan tingkat kemantapan optimal dari segenap pengurus IKB-PMPT termasuk korwil-korwil yang berhimpun dalam segala aspek
  4. Dalam penjabaran program umum menjadi program kerja , hendaknya memperhatikan fungsi IKB-PMPT sebagi wadah pemersatu Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara.
  5. Dalam melaksanakan program kerja , masing-masing tingkat Korwil bertindak sebagai pengkoordinasian dengan melibatkan segenap anggota secara optimal serta potensi yang ada. Dengan memperhatikan karakterisasi yang sesuai dengan mekanisme kerja yang disepakati bersama dalam institusi yang berwenang untuk menetapkan program kerja.


VIII. PENUTUP
Program umum ini, selanjutnya akan dirumuskan secara lebih opersional dalam Rapat Kerja Wilayah Se-Jawa dan Bali ( RAKER ) yang memang dirujukan untuk membahas program kerja secara mendetail. Akhirnya untuk dapat menjabarkan program umum ini menjadi program kerja bermakna yang strategi bagi IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali. Dan tidak terlepas dari peran pengurus IKB-PMPT dan KORWIL secara maksimal.

engan semangat membangun yang sama diantara kita anak Koteka, Telah hadir wadah penyalur informaih terkini dari kawan - kawan Jayawijaya.

Kondaga FC Tolikara Post
Dengan semangat membangun yang sama diantara kita anak Koteka, Telah hadir wadah penyalur informaih terkini dari kawan - kawan Jayawijaya.

AGENDA PELAKSANAAN PENERIMAAN MAHASISWA IKB-PMPT KOORWIL YOGYAKARTA

Ada beberapa agenda kegiatan yang dilakukan Oleh Penitia Penerimaan Mahasiswa baru Ikatan Keluarga Besar Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara Koorwil Yogyakarta bertempat di CD BETHESDA Lt. 3 (tiga). dengan seluruh peserta yang ikut dalam Kegiatan ini adalah berdasarkan angkatan tahun 2005-2006 dan 2007. Jumlah Mahasiswa Baru berdasarkan angkatan, Tahun 2005 ada 4 orang mahasiswa. tahun 2006 ada 6 orang Mahasiswa dan Tahun 2007 13 orang Mahasiswa.
Adapun Narasumber/ pembicara dalam membawah Materi antara lain dari Perintis, Pembina dan Senioritas. serta dari pihak BINTERBUSIH.
Susunan Agenda Pelaksanaan :

Sabtu, 01.09.07 07:00-07:30 Penerimaan MAKRAB di Aula

07:30 - 08:00 Sarapan Ruang Makan
08:00 - 09:00 Ibadah di Aula oleh Yusak Adii.S.Miss,MA,M.Miss
09:00 - 09:30 Perkenalan oleh Panitia di Aula
09:30 - 10:30 Peng.Organisasi oleh Bpk Yusak Adii.S.Miss,MA,M.Miss
10:30 - 11:30 Peng.Budaya Kamp. kak Efendi Payokwa. di Aula
11:30-12:00 Makan siang oleh Panitia Ruang Makan
12:00-12:30 Pengaturan Man.Keungan .sdri. Tibora Jingga.S.E di Aula
12:30-14:00 Mengenal Budaya papua & jawa Efendi Payokwa.S.SOS
14:00-14:30 Istirahat
14:30-15:30 Peran Hidup Sbg Umat Yosia Gire.S.Pak di Aula
15:30-16:00 Peng.Fungsi Organisasi oleh Bpk Theo Kosay, S.At.
16:00-17:00 Istirahat (Snac) Panitia
17:00- Malam Renungan Sdr Andy Konda Kogoya
Pada malam perenungan sekaligus penutupan, ditup dengan sambutan- sambutan yang disampaikan oleh Perintis, Pembina, Ketua BPH Koorwil Yogyakarta dan Panitia Penerima Mahsiswa Baru. Hasilnya sangat memuaskan ! kiranya Suskses selalu bersama kalian .............hai untuk kalian Mahasiswa Tolikara yang baru, tentukan prioritas anda . semoga lekas BETAH di Pulau Jawa.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~andy Cogi~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Tolikara Post : Info BPH Tolikara

Tolikara Post
Pada hari minggu tanggal 26/ 08/ 2009, BPH ketemu dengan PEMDA TK II Tolikara, dalam rangka mennyampaikan Laporan hasil MUBES I IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali dikaliurang. PEMDA dalam hal ini Bapak Bupati Ir. Jhon Tabo, menerima baik kedantangan Badan Pengurus Harian di Hotel hijau CLARC jakarta Pusat. ada beberapa point penting yang di sampaikan oleh BPH kepada Bapak Bupati dan langsung memberikan respon yang mengembirakan. Ada beberapa point yang disampaikan diantaranya laporan MUBES I dan mennyerahkan hasil rumusan serta program umum IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali. Serta Point penting tentang beberapa rekomendasi seperti Perayaan natal bersama di Yogyakarta, pelaksanaan Turnamen "Jhon Tabo Cup" dan Bapak Bupati langsung memberian respon bahwa :


  1. Kalau nda ada kesibukan Bapak akan menghadiri Perayaan Natal tersebut.

  2. untuk pelaksanaan Turnamen boleh dapat di pertimbangkan dan coba diutamakan kegiatan penambahan ketrampilan seperti komputer. BPH diberi suatu kepercayaan untuk membawah anggotanya lebih mengenal teknologi. dalam hal ini masalah komputerisasi. karena daerah sangat membutuhkan orang-orang dibidang ini.

  3. Ada suatu ketegasan yang diberikan oleh Bpk bahwa jangan sekali-kali mahasiswa terjun ke politik non praktis. anak-anak saya mahasiswa se-jawa dan bali merupakan harapan kami untuk melanjutkan tongkat estafet, demi pembangunan Kab. Tolikara kedepan. tolong sampaikan hal ini kepada seluruh anggota bahwa jangan sekali-sekali terjerumus kesana, nanti anda sendiri lah yang akan terjerumus.

  4. dll.

ada banyak hal yang disampaikan oleh Bapak Bupati tentang perkembangan pembangunan di daerah Kabupaten Tolikara. namun kami merasa beberapa point ini sangat penting dan kami naikan. wah.......................kinaonak

TURNAMEN PIALA TETAP BUPATI " JHON TABO Cup "

TURNAMEN PIALA TETAP BUPATI " JHON TABO Cup "

KONDAGA FC - A'aLAPAME Group

Strategis Pelaksanaan Turnamen Piala Tetap Bupati " JHON TABO".
``````````````````````````````````````````````````````````
P A N I T I A .
Pialah "JHON TABO" akan dilaksanakan di setiap kota studi.. yang akan menjadi panitia adalah setiap koorwil setempat selaku pelaksana panitia Lokal di kota study se-jawa dan bali seperti:
- ketua koorwil kota study Surabaya wilayahnya malang dan madura.
- ketua koorwil kota study bali
- ketua koorwil kota study bandung
- ketua koorwil kota study Jakarta Wilayahnya se- JABOTABEK
- ketua koorwil kota study Jogyakarta wilayahnya, semarang, salah tiga, Solo
P E S E R T A
Peserta yang akan dilibatkan dalam TURNAMEN "Jhon Tabo Cup " adalah seluruh Penguyuban Mahasiswa se-Papua.
S T R A T E G I P E L A K S A N A A N .
- Turnamen ini akan dilaksanakan serentak di setiap kota study masing-masing se- Jawa dan Bali.
- kesebelasan yang lolos 2 besar ( juara 1 dan 2 ) dari setiap kota study akan masuk 4 ( empat ) besar.
- masing-masing kesebelasan yang lolos dari ferivikasi 2 besar di kota study se-jawa dan bali, akan merebut Piala Tetap" JHON TABO Cup " di Kota study Yogyakarta.
M A K S U D D A N T U J U A N .
Maksud dan Tujuan Pelaksanaan Turnamen Piala Tetap " JHON TABO Cup " ini adalah :
Maksud :
  1. Agar didalam melaksanakan even-even seperti ini dikalangan Mahasiswa maka secara tidak langsung mahasiswa Tolikara dapat memetik Hikmah nya. menambah suatu Pengalaman dan implementasinya dapat di gunakan sebagai kader daerah.
  2. Membuka wacana kepada Publik tetang Peran Aktif PEMDA TK-II Tolikara dalam kegiatan kemahasiswaan (pendidikan) dan Pembangunan SDM Tolikara dan Papua Pada umumnya.
  3. Menumbuhkan rasa memiliki antar Mahasiswa Tolikara se-Jawa dan Bali
  4. Menumbuhkan Nasionalisme antar Pemuda-pemudi se Papua yang berada di kota study se-Jawa dan Bali.
Tujuan :
  1. Meningkatkan kerja sama PEMDA TK_II Tolikara dengan Mahsiswa Tolikara Se-Jawa dan BAli
  2. Mengangkat Nama dan Tokoh serta Pembina ( Founding Father ) sebagai Perintis Pembangunan Kabupaten Tolikara, dan Organisasi IKB-PMTP Se Jawa dan Bali.
  3. Membangun Persatuan dan Kesatuan antar Mahasiswa Papua pada Umumnya dan Khususnya Mahasiswa Tolikara dalam Pembangunan fisik maupun non fisik.
T A N G G A L P E L A K S A N A A N.
Tanggal dan Pelaksanaan akan di sampaikan dalam waktu dekat. untuk kami himbaukan kepada segenap Mahasiswa Papua Yang ada di Se-jawa dan Bali agar dapat mempersiapkan diri untuk membawah TIEM nya Masing-masing dan Khususnya kepada seluruh KOORWIL IKB-PMPT se-Jawa dan Bali, agar dapat menghubungi BPH .
Demikian Atas Himbauan kami.
BPH IKB_PMPT Se - Jawa dan Bali. 2007-2009.

Kondaga FC : SPIRIT KEBERSAMAAN UNTUK MENDUKUNG

KONDAGA FC

Kondaga FC : SPIRIT KEBERSAMAAN UNTUK MENDUKUNG


A. MOTTO :
1. Nawi Arigi
2. Kami pejalan kaki yang lamban tapi tidak pernah berjalan mundur.

B. Basis kepemimpinan:
1. Ketaqwaan
Mengajak segenap seluruh anggota IKB-PMPT Se-jawa dan Bali tetap berada pada jalan-Nya.Hal ini tercermin dalam sikap dan perilaku seluruh anggota IKB-PMPT Se-Jawa dan Bali sebagai tulang punggung gereja dan menjalankan norma-norma yang tertuang dalam agama.

2. Politik
Ada upaya rekonsiliyasi setiap anggota secara kompresif, ditegakannya hak dan kewajiban seluruh anggota IKB-PMPT Se-jawa dan Bali.

3. Sosial
Mengupayakan semangat kekeluargaan, solidaritas social, kesetiakawanan diantara Keluarga Besar Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Pegunungn Tolikara Se-Jawa dan Bali.


4. Ekonomi
Mengupayakan kesejahteraan segenap anggota Pelajar dan Mahasiswa Pegunungan Tolikara Se-jawa dan Bali, dengan semangat bekerja keras.

C. Prinsip Kepemimpinan:
1. Bekerja keras tanpa keuntungan pribadi atau kelompok.
2. Ucapan dan tindakan sejalan, tidak banyak bicara atau konsep.
3. Seorang pemimpin didepan mampu menjadi teladan, ditengah bisa bekerja sama dan dibelakang bisa memotifasi atau memfasilitasi.
4. Seorang pemimpin harus mau belajar dan mengajar, bisa membimbing dan mengasihi kepada seluruh anggota serta mampu membahur dimana saja bersama anggota

D. Langkah-langkah Umum kedepan :
1. Membangun jaringan kerja sama antara paguyuban atau organisasi social yang lainnya serta bekerja sama dengan Komisi Pendidikan Daerah Tk II Tolikara dan kepada PEMDA TK- II Tolikara sebagai pelindung Organisasi IKB-PMPTP Se-jawa dan Bali, demi kelancaran Oraganisasi dan kesejahteraan anggota.
2. Bekerja keras untuk merekrutment seluruh mahasiswa IKB-PMPT Sejawa dan Bali, dalam pendataan anggota baru maupun anggota lama yang sedang berada di wilayah SeJawa dan Bali.
3. Menjaga hubungan kerja yang professional dan spirit human relation, artinya pimpinan harus memotifasi dan memfasilitasi setiap anggota organisasi untuk berkarya dan berprestasi.
4. Mengelola BPH terbentuk dari korwil-korwil sebagai perpanjangan tangan secara professional, transparan dan akuntable.
5. Menempatkan para pelindung (PEMDA TK-II Tolikara), Perintis, Pendiri dan Pembina sebagai tokoh Founding Father, secara professional seperti: sebagai donator, konsultasi, penasehat dan memayungi ketua BPH.
6. Meningkatkan hubungan tali persaudaraan antar seluruh mahasiswa Papua pada umumnnya dengan berbagai kegiatan nyata seperti; Turnamen, seni dan budaya dan lain-lain.

E. Kebijakan Oprasional :

1. Bidang Kesekertariatan:
Pengadaan kantor sekertariat yang sah sebagai tempat BPH bekerja.
Pengadaan komputerisasi 1 unit.
PendataanSurat masuk dan Surat keluar.
Pendataan anggota IKB-PMPT Se jawa dan Bali.
Pengkaderesasian.

2. Bidang Kebendaharaan :
Mengelola sumber dana yang masuk dari berbagai sumber seperti: bantuan PEMDA, donator dan pihak-pihak yang peduli dengan organisasi IKB-PMPT Se Jawa dan Bali.
Melaporkan dan bertanggung jawab kepada ketua dan anggota IKB-PMPT Se Jawa dan Bali, secara akuntable.
Mengutamakan kepentingan umum .

3. Bidang Litbag :
Sebagai sumber informasi bagi setiap perkembangan kampus di Jawa dan Bali kepada mahasiswa baru maupun masyarakat di daerah.
Mengadakan seminar-seminar ilmiah.
Membuka wacana kepada seluruh anggota Se Jawa dan Bali tentang perubahan atau perkembangan pembangunan di daerah maupun kalangan mahasiswa dalam bentuk informasi.

4. Bidang Olahraga :
Mengadakan kegiatan-kegiatan non extra atau pengembangan pribadi di kalangan IKB-PMPT Se Jawa dan Bali seperti Bola Volly putra/i dan sepak bola.
Mengadakan turnamen sepak bola "JHON TABO CUP"secara global yang melibatkan seluruh mahasiswa Papua pada umumnya yang berada di wilayah Se Jawa dan Bali dan diselenggarakan oleh setiap korwil sebagai panitia local dan panitia umum dilaksanakan serentak di berbagai kota study Se Jawa dan Bali.

5. Bidang Kerohanian :
Mengadakan ibadah Paska di salah satu kota study sesuai dengan rekomendasi ketua BPH bila diperlukan.
Merkomendasikan pembentukan panitia natal Se Jawa dan Bali kepada korwil Yogyakarta.

6. Bidang Humas :
Membuka peluang kerjasama dengan pihak lain seperti : Paguyuban-paguyuban, donator, Pembina dan kepada setiap pihak berkepentingan dan peduli dengan IKB-PMPT Se Jawa dan Bali berada.

7. Bidang Pemberdayaan Wanita :
Mengadakan seminar-seminar tentang gender.
Memsosialisasikan tentang pentingnya peranan perempuan dalam melibatkan diri dari berbagai bidang kepada masyarakat di daerah dan Papua pada umumnya.

8. Bidang Seni dan Budaya :
Pembentukan tim seni dan budaya untuk melestarikan sarana pemberdayaan pengembangan budaya daerah dikalangan public.

F. Flatporm:
Tugas-tugas yang berat tersebut tentu saja tidak bisa dilakukan secara serentak mengingat tidak ada dukungan financial yang memadahi, melainkan harus dilakukan terlebih dahulu peningkatan pendapatan melalui beberapa sumber yaitu : Bantuan Oprasional dari PEMDA TK II Tolikara, donator dan iuran wajib anggota( dari setiap korwil ).
Dalam rangka itu akan ditentukan plafon program yang akan dirancang dalam baberapa tahap Prokegiatan dan waktunya sebagai berikut :

1. Program jangka pendek
Membangun hubungan kerjasama dengan PEMDA TK II Tolikara.
Mendatai segenap anggota dari SD, SMP, SMA/U/K, D1, D2, D3,S1, dan S2.
Mendatai seluruh mahasiswa tugas akhir,KKN, skripsi , dan tesis Se Jawa dan Bali.
Menyampaikan seluruh aspirasi dari seluruh korwil kepada PEMDA TK II Tolikara.
Merekomendasikan pembentukan panitia natal Se Jawa dan Bali kepada korwil Yogyakarta.
Merekomendasikan Kepada seluruh korwil untuk membentuk panitia turnamen sepak bola "JHON TABO CUP" Se Jawa dan Bali.
Pengadaan Kantor Sekretariat setiap korwil Se Jawa dan Bali.
Pengadaan Kantor Sekretariat BPH Pusat Se Jawa dan Bali di Yogyakarta.

2. Program jangka menengah :Mencari pihak-pihak tertentu sebagai orang tua asuh dalam memberikan bea siswa bagi anggota atau mahasiswa yang berprestasi.
Pengadaan computer disetiap kantor sekertariat korwil Se Jawa dan Bali.
Pelaksannan tournament sepak bola "JHON TABO CUP"

3. Program jangka panjang :
Mengupayakan kesejahteraan anggota dalam bentuk bea siswa oleh PEMDA TK II Tolikara.
Mengupayakan pengadaan asrama di setiap kota study Se Jawa dan Bali.
Mengadakan seminar-seminar ilmiah dan study tour.

G. Penutup.
Spirit, tujuan dan program serta kegiatan ini membutuhkan komitment dan kerja keras oleh seluruh anggota. Oleh karena itu sosok pemimpin sehebat apapun tidak akan mampu melaksanakan semua rancangan tanpa dukungan moril tenaga dan financial oleh seluruh pihak dalam hal ini PEMDA TK II Tolikara sebagai Pembina kelangsungan organisasi ini dan pihak-pihak Donatur yang peduli serta pada seluruh anggota IKB-PMPT Se Jawa dan Bali.
Untuk itu mari kita bergandeng tangan membangun SDM Tolikara yang baik dalam pengkadersasian pemimpin-pemimpin pembangunan masa depan baik didaerah maupun dikalangan mahasiswa Papua pada umumnya dan pada khususnya IKB-PMPT Se Jawa dan Bali yang terampil dan professional.Usaha keras kita semua dan dibarengi doa yang tulus akan mengantarkan kita pada tujuan yang hendak kita capai. Semoga Tuhan Memberkati. Wah …!!!

KONDAGA FC Siap Tempur Di Malang

A'aLAPAME FC
JUBI --- Pelatih South China, Kim Pa Gon mengakui permainan anak-anak Persiwa Wamena sangat baik dengan bakat sepakbola yang handal serta profesional.

“Anak-anak Persiwa sudah tampil bagus, hanya penyelesaian akhir yang belum maksimal,” ujar Kim Pa Gon usai laga Persiwa vs South China di Stadion Gajayana Malang, Rabu (7/4).

Kim menuturkan, beberapa peluang hampir diciptakan pemain Persiwa di babak kedua. Hanya saja kesigapan Zhang Chunhui (23) lebih mumpuni dan berhasil mematahkan bola masuk ke gawang.

“Beberapa pemain belakang kami sempat tidak mampu mengantisipasi datangnya serangan pemain Persiwa, akan tetapi (mereka) belum bernasib baik,” ujarnya.

Kim menambahkan akan berupaya merebut posisi kedua untuk mempermulus jalan ke posisi lebih besar.

Sementara itu, Pelatih Persiwa, Zainal Abidin, mengungkapkan bahwa apa yang dicapai hari ini menjadi catatan penting untuk Persiwa. “Mungkin harapan kami pupus di Liga Champion Asia (LCA), namun ini akan menjadi pengalaman baik ke depan,” katanya.

Abidin berharap para pemain tetap menjaga stamina, sebab masih ada pertandingan-pertandingan berikut yang akan dimainkan terutama di Liga Indonesia.

“Persiwa harus tampil lebih baik lagi dengan belajar dari pengalaman yang sudah ada,” tandasnya. (Eveerth)

KONDAGA FC Siap Tempur Pada Liga Cendeawasih Yang Di Gelar Di Malang

KONDAGA FC Siap Tempur Pada Liga Cendeawasih Yang Di Gelar Di Malang
Kondaga FC
JUBI --- Komunitas Mahasiswa Papua yang berada di Kota Malang, Jawa Timur, dalam waktu dekat akan menggelar Liga Cenderawasih (LC) dengan melibatkan organisasi mahasiswa antar Kabupaten/Kota yang berasal dari Tanah Papua.

“Rencananya sekitar tengah atau akhir bulan ini kejuaraan Liga Cenderawasih yang ke empat akan digelar,” kata Ketua Panitia LC, Roy Charles Mosioi di Malang, Rabu (7/4).

Ia menjelaskan, LC melibatkan kurang lebih 16 organisasi paguyuban baik dari Papua maupun Papua Barat.
“Walaupun masih ada kendala teknis, namun tetap akan terlaksana nantinya,” ujarnya.

Dari pantauan JUBI di Malang, antusiasme mahasiswa untuk LC dibuktikan dengan setiap sore mereka melakukan latihan bola di lapangan ITN Kota Malang.

Sementara itu, Nathan Baroway, mahasiswa Malang mengatakan bersama rekan-rekannya ia siap untuk ikut ambil bagian di dalam LC.

“Untuk membangun kebersamaan dan komunitas anak Papua di Jawa, saya mau ikut mendukung kegiatan ini,” kata Baroway.

Sejumlah paguyuban mahasiswa yang akan ikut LC antara lain, Jayapura, Sorong, Manokwari, Wamena, Merauke, dan Nabire. (Eveerth)